Sabtu, 26 Mei 2012

INDAHNYA BERBAGI \^.^/


Hari ini tiba juga, semua deg degan kecuali saya..*halah
Seperti sering saya bilang kelulusan Ujian Nasional ini adalah kepalsuan yang bisa membuat mereka bahagia dan kepalsuan yang bisa membuat mereka bersedih
Kepalsuan?? karena indikator bodoh pintar tidak dapat diukur dengan Ujian Nasional...hmm saya bosan membahas ini, sudah sering saya bahas di postingan sebelumnya..:)

Hari ini, saya mau cerita tentang sensitifitas syukur, anak anak saya sebagian besar bukan dari keluarga kaya dan berlebih. Di dalam kesempitannya, mereka hari ini melakukan aksi perwujudan syukur mereka, dengan bagi bagi nasi bungkus kepada orang orang yang membutuhkan, seperti; tukang becak, pengemis, orang jualan, tukang parkir siapa saja yang menurut mereka pantas menerima nasi bungkus mereka.

Awal mulanya adalah mengajak mereka menghilangkan perbuatan mubazir (konvoi dan corat coret) dalam merayakan kelulusan palsu ini, kemudian saya tulis di wall FB dan sms himbauan buat mereka seperti ini :

Hallooooo
habis pengumuman tangggal 26 Mei, kumpul di depan rabbani, setiap anak bawa minimal 2 nasi bungkus plus 2 minuman gelas (aqua gelas)--pakaian bebas--*nanti dikhawatirkan jadi riya

Habis itu kita jalan kaki dari MAN ke Pasar (kota), ngasih nasi bungkus itu ke pengemis n tukang becak sepanjang jalan..gimana gimana, daripada kampanye gak tentu n pastinya dicibir orang,
mendingan rasa syukurnya dibagi ke orang lain....

oya jangan lupa baju seragam yang masih bagus dan tidak terpakai kumpulkan di skul yaa untuk disumbangkan ke adik kelas yang gak punya seragam...:)

bawa makan untuk diri sendiri juga, jadi habis bagi bagi makanan, nanti kita nongkrong dimana gitu untuk makan bareng

ini bukan program sekolah, tapi aksi anak MAN sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah, berbagi dengan orang lain.

NO PILOXAN, NO PAWAI MOTOR, KITA HARUS BEDHA LAH YAUW...

habis pengumuman berarti sekitar jam 14.00 siang--sudah siap di depan RABBANI
baju-baju yang tidak terpakai bisa dikumpulkan sebelum jam 13.00--*mestinya boleh masuk ke lingkungan sekolah kalau mau nyumbang baju, baju bajunya dikumpulkan aja di perpus...

tolong kelas agama, is3, ipa2 aku gak ada no hp nya--yang kemarin udah sempet ku sms jadiin sms berantai yaaa..
kalau yang hobi fban, status ini di copas jadi status berantai yaaa..:)


Saya tidak menduga ternyata mereka ah bikin terharu,..ada sekitar 100 lebih nasi bungkus, yang kita bagi hari ini, bahkan nasi bungkus yang sekiranya untuk mereka makan sendiri rela mereka berikan kepada para pengemis itu, ah indahnya berbagi.
Memberi itu memang menyenangkan, mereka suka sekali hari ini, "Ibuuu kita bikin acara seperti ini lagi yuuk". Karena pengumuman di undur jam 14.00, sehingga kita mulai jalam sekitar jam 15.00 lepas sholat Ashar, selesai jam 16.30, capek tapi menyenangkan sekali.
Walau dalam kesempitan, kita mesti tetap bersyukur bahwa masih banyak orang yang tidak seberuntung kita...

Terimakasih anak anakku sayang, semoga kalian bisa banyak belajar dari peristiwa hari ini... betapa berbagi itu INDAH..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menjadi Instruktur

Pengalaman berikutnya sejak pandemi tepatnya mulai 13 Oktober 2020, saya diajak mas Aye - menjadi instruktur pengajar praktik guru penggerak...