Thanks to visit..(^.^)/..

Rabu, 11 Januari 2017

Wali Kelas (2)

di kelas mereka, baru negosiasi perdagangan antar negara
Hari pertama ketemu anak anak wali an saya kemarin, komen mereka saat saya tanya bagaimana liburannya adalah "Orang tua tidak marah dengan hasil nilai raport mereka"

Kenapa juga harus marah, nilai raport mereka semua diatas kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan. Saya katakan ke Orang Tua penilaian kita adalah penilaian proses, seluruh aspek potensi dan karakter setiap anak dilaporkan, tidak hanya kognitif, namun juga afektif dan psikomotor semua dilaporkan baik.
Ketika tanya berapa rangking nya, saya jawab semua anak kelas 11isX rangking SATU .. ;)

Kamis, 05 Januari 2017

Dilan - Novel Pidi Baiq

Akhir akhir ini saya lagi suka baca Novel, kemarin sempet baca Cantik itu Luka - Eka Kurniawan, dan karena novelnya menghunjam dan bikin saya banyak nahan napas baca nya, akhirnya belum jadi saya teruskan #penakut- ember ;)

Terus lihat Raihan asyik baca novel Dilan, novel ini berseri Dilan 1990, Dilan 1991 dan Milea, saya trus jadi Kepo pengen ikut mbaca. Udah selesai belum Mas?, tanya saya. Belum bu, ...Masak dari kemarin masih hal 179, tanya saya lagi, "daripada masih hal. 17" harusnya jawaban Raihan, tapi itu karangan saya :P

Minggu, 18 Desember 2016

Hari Terkeren di 2016

14 Desember 2016, hari Rabu, adalah hari terkeren di 2016
1200 anak pra dewasa ini banyak senyum, banyak tingkah, berisik, wajahnya coreng moreng, bajunya warna warni, semua bahagia

Thanks to tim kesiswaan dan OSIS MAN Sa, atas kekompakannya dan manajemen yang bagus, sehingga 32 kelas bisa tampil dengan maksimal, tanpa gangguan, 1200 anak tumpah blek di halaman sekolah, tertawa bersama, gemes bersama, teriak bersama, tepuk tangan bersama

dramblek sama dengan drum band, tetapi alat yang dipukul adalah genthong plastik bekas,
bekas tempat sampah dan kenthongan, ini tampilan kelas 12 IPS 4

berpose dulu setelah tampil, kostum terheboh...

the army dance kelas X

Sabtu, 17 Desember 2016

Wali Kelas

Kali ini untuk kedua kalinya selama 12 tahun mengajar, saya jadi wali kelas lagi, dan lagi lagi saya dipertemukan dengan anak anak istimewa.
Kelas yang Kumplit, anak anak  baik hati, ceria terus, rajin sekali, atlit berprestasi, tidur terus, sering bolos, anak anak yang kurang percaya diri, over percaya diri, rendah diri, manja.

hah...

Saya kadang kewalahan dengan komplen teman teman tentang mereka hahaha

Tapi justru komplen teman teman ini jadi mempermudah mempersatukan mereka, biasanya kelompok yang senasib memiliki empati yang lebih besar, WE mereka kuat

Satu semester ini banyak hal yang saya pelajari, saya baru belajar, kadang saya masih bingung bagaimana menghadapi mereka, anak anak bukan, dewasa juga belum
dan senjata andalan saya ya jadi teman mereka, sampe kadang saya sering lupa kalo saya guru mereka *payah deh
orang orang di sekitar malah terkadang risih, kalau denger kita ngobrol, no boundaries, apa aja dengan bahasa jawa tanpa level - egaliter

Senin, 12 Desember 2016

TAN : Sebuah Novel

Banyak hikmah dibalik konsletnya hape saya....selama 3 hari ini 4 buku sudah habis saya baca, Suti - Sapardi Joko Darmono, Gadis Pantai - Pramodya Ananta Toer, Anak anak Revolusi - Budiman Sudjatmiko dan terakhir TAN: Sebuah Novel, yang ternyata terbitan Februari 2016 (baru tahu setelah searching di google tentang sosok Ibrahim a.k.a Tan Malaka)

Saya selalu suka kisah anak anak muda usia 16-17 tahun yang sudah berpikir, apa yang harus mereka lakukan untuk bangsanya, sudah berpikir peduli terhadap masyarakat sekitarnya, tidak sekedar berpikir, tetapi mereka belajar, menganalisis, berdiskusi dan kemudian bertindak. Cool, seumur itu?...
(inget jaman saya SMA n Kuliah, EGO aja yang dipikir)

Terus berpikir bagaimana menanamkan rasa itu ke murid murid saya yah, biar nggak kayak gurunya ini...
Mereka biasanya pasrah pada kemiskinan yang mendera, pasrah dengan keadaan sosial yang mereka hadapi, karena cara paling mudah cari perhatian dengan tindakan menyimpang, jadi deh mereka berhadapan dengan aturan aturan yang tidak pernah menyelesaikan akar masalah mereka

Jumat, 25 November 2016

[Refleksi] I Love Being A Teacher

Selamat hari guru teman teman

Walaupun, masih banyak walaupun pada sistem pendidikan kita, namun semuanya bisa kita jadikan tantangan ke depan untuk terus belajar dan menggali potensi diri

ehem, ngomong saya kok jadi serius

Beberapa saat belakangan ini, saya sering lupa, bahwa saya guru, bahwa saya mencintai profesi ini, saya lupa bahwa yang saya kerjakan belajar bersama anak anak adalah untuk mereka dan saya

Sabtu, 15 Oktober 2016

They don't understand how LOVELY we through this whole process

Ini adalah proses yang harus saya lalui, juga hampir semua guru yang mau menerima tantangan mengikuti seleksi guru berprestasi baik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional, maupun Kementerian Agama. Kebetulan saya ikut seleksi guru madrasah berprestasi Kementerian Agama, seperti mengumpulkan dan mengelompokkan 10 dokumen fisik, semua hal yang sudah dilakukan guru selama 7 tahun terakhir, sebagai berikut :
1. Kualifikasi Akademik
2. Pendidikan dan Pelatihan  
3. Pengalaman Mengajar        
4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran
a. Perencanaan Pembelajaran                  
b. Pelaksanaan Pembelajaran                  
5. Penilaian dari atasan                      
6. Prestasi Akademik             
a. Lomba dan Karya Akademik              
b. Pembimbingan kepada teman sejawat dan siswa                   
7. Karya Pengembangan Profesi                    
a. Buku                
b. Artikel             
c. Review buku, penulis soal Ebtanas/UN                      
d. Modul Buku dicetak local/Kab/Kota             
e. Media/ Alat Pelajaran              
f. Laporan penelitian di bidang pendidikan                    
g. Karya Teknologi/Seni (TTG, Patung, Rupa, Tari, Lukis, Sastra)                    
8. Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah                       
9. Pengalaman Organisasi di Bidang Pendidikan, Sosial Keagamaan                       
a. Pengalaman Organisasi                       
b. Pengalaman mendapat tugas tambahan                      

10. Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan 

  
Dokumen Fisik dan Karya Tulis Ilmiah di sahkan dan dijilid seperti ini

Kamis, 28 Juli 2016

Mendidik PEMENANG bukan PECUNDANG By Dhitta Puti & J. Sumardianta

Pertama saya mau minta maaf sama Puti, karena bukunya jadi lecek banget.

Baru dateng 15 Juli 2016 masih kinclong dong
13 hari kemudian 28 Juli 2016 ;)

Kemana mana saya bawa, takutnya kalo satu saat ada waktu bengong, saya pengen nerusin bacanya buku asyik 323 halaman ini baru selesai selama 13 hari.

trus kenapa ada item item itu, karena saya bawa buku ini di kelas, saya baca keras beberapa bagian di buku ini. Item itu karena saya habis pegang spidol whiteboard #jorokbangetttt. Temen temen belajar saya antusias banget lho Put, kemarin aku baca bagian ceritanya Laksita Pradnya Paramita, pengusaha sukses omset 200juta per bulan yang suka diolok temennya IQ Jongkok. Sebagian besar bengong sih, speechless kek ternyata ada dunia lain yang seperti itu ya... Saya sekarang balik lagi ngajar ekonomi, bahasannya Pendapatan Nasional, yang dilakukan Laksita ini tentu saja masuk jadi komponen pendapatan nasional, dan  temen temen belajar saya ini juga bisa dong satu saat berkontribusi untuk negara seperti apa yang dilakukan Laksita. 

Selasa, 03 Mei 2016

GARA GARA IDL...\(^.^)/

Layout blog saya gak bagus ya, biar aja, belum sempet ngoprek blog nih, baru asyik seru seruan belajar Sejarah sama temen temen belajar saya

Saya dulu termasuk orang yang gak percaya digital learning dapat membantu pembelajaran, lha wong internet masi lola, dan gak semua anak pegang hape, apalagi punya laptop, namun karena dimana mana pada heboh dengan berbagai tool dan aplikasi pembelajaran, saya jadi ikutan penasaran, beneran nih bisa ?

Minggu, 10 April 2016

MANSA Historical BoardGame

Belajar Sejarah di kelas X MIPA hanya satu jam pelajaran, dengan materi yang padat, sepertinya sulit kalau cuma cerita aja, atau diskusi waktunya terlalu singkat, seminggu sekali belajar sejarah hanya 45 menit.

Oleh karena itu, terinspirasi dengan anak anak Andaliman SemiPalar, saya minta anak anak untuk berkelompok membuat boardgame sejarah, dengan topik yang berbeda, karena ada 7 topik, maka siswa saya bagi menjadi 7 kelompok.

Saya mencari berbagai contoh hostorical boardgame yang ada di internet, kemudian boardgame yang pernah saya buat walo bukan boardgame sejarah, proyek ini memakan waktu satu bulan, kebetulan anak anak banyak libur karena ujian sekolah dan ujian nasional

Selasa, 05 April 2016

Belajar Sejarah itu Asyik

Saat penelitian mereka di Candi Nempon, candi yang dekat dengan rumah mereka
Sekembalinya bertugas dari Bangka kemarin, saya tidak kebagian jam mengajar Ekonomi, dan karena mata pelajaran sejarah, gurunya kurang, akhirnya saya dipercaya untuk mengajar Sejarah. Waaa I love Sejarah...

Sejarah Indonesia dan Sejarah minat, Sejarah Indonesia, materinya menarik sekali, tentang penelitian sejarah dan historiografi (penulisan sejarah).

di Kelas, saya minta anak anak untuk berkumpul sesuai dengan daerah nya masing masing, kemudian desa nya masing masing, atau yang berdekatan, kemudian saya minta mereka melakukan penelitian sejarah desa mereka, tugas ini tugas kelompok, mereka sendiri yang menentukan desa anggota kelompok siapa yang akan diteliti dan ditulis sejarahnya.

Rencana besarnya sih, tulisan mereka akan saya buku kan nanti

Minggu, 14 Februari 2016

Cuma Pingin Jadi Guru

ikut kena hukuman juga ;)
Saya tidak tahu mengapa sulit memahami, keinginan simpel saya untuk jadi guru
bagi saya, belajar bersama anak anak di kelas bikin hidup lebih hidup
belajar bersama mereka, berpikir apa yang harus dilakukan di kelas, melihat reaksi mereka, mendengar keluh kesah mereka, marah mereka karena tidak suka dengan apa yang saya pinta, melihat kelit mereka kalau lagi gak pingin belajar, melihat mereka tidur di kelas, maen gadget saat belajar sama saya, melihat semua polah tingkah manusia manusia yang dibilang anak sudah nggak dan dewasa juga belum, semua itu sesuatu sekali buat saya

Tahu nggak sih karir seorang guru itu, ya guru yunior, senior atau mentor, bukan trus jadi waka atau jadi pengawas atau kepsek, trus ka dinas atau mentri sekalipun, guru ya tetap guru

Hmm saya nggak mau ngomongin soal karir sih, cuma ternyata susah ya memahami betapa seru nya jadi guru itu

Minggu, 04 Oktober 2015

Wow...MAN Insan Cendekia Bangka Tengah.. (^.^)/..


Sekolah yang saya impikan memiliki guru guru yang berdedikasi, berintegritas dan loyal kepada murid muridnya. Apa yang mereka lakukan bertujuan dan berdasar, menjadikan murid murid berperilaku baik, percaya diri, mampu melejitkan potensi dirinya. Mereka guru guru pembelajar yang terbuka dan terus berdiskusi bagaimana mengatasi permasalahan murid muridnya. Mereka guru guru yang menyenangkan, ramah, dan menyayangi murid muridnya dengan tulus. (http://untukanakbangsa.blogspot.co.id/2013/01/sekolah-yang-saya-impikan.html)

Itu yang saya lihat di sini, saya menulis impian saya tentang sekolah di 13 Januari 2013, dan subhannallah, jalan Allah itu sungguhan dari jalan yang tidak diduga, saya bertemu guru guru berdedikasi, berintegritas dan loyal disini


Selasa, 25 Agustus 2015

Tantangan yang Menyenangkan \(^.^)/...

Ini Merekaaa... :)
Hijrah itu berat, berubah itu berat
Awalnya saya sendiri nggak yakin bisa melalui semua ini atau tidak

Ini bukan keluhan tetapi semacam refleksi diri, terhadap keputusan yang saya ambil di usia yang sudah tidak muda lagi 41 tahun, sepele sih, karena ingin lebih bisa bermanfaat

Saya entah darimana datangnya, daftar di tiga lowongan guru, Mindanau dan Sabah, kemudian Sekolah Indonesia di Luar Negeri dan MAN Insan Cendekia

Mindanao dan sabah ditolak, batas usia 40 tahun, tapi saya diterima di MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, Propinsi Bangka Belitung. Nggak pernah menyangka akan ada di Bangka, satu daerah yang sama sekali tidak ada dibayangan saya. Ragu iya, iya bangettt, membayangkan bagaimana nanti, hidupnya, penghasilan, semua yang sudah enak disini, harus saya tinggalkan ke tempat yang belum pasti 

Selasa, 21 Juli 2015

Sejuta Tapak Andaliman - Mencari Serpihan Akulturasi


Kejutan Danti ini beneran membuat saya amaze..
anak anak Andaliman bisa lanjut nih jadi petualang seperti di 30 Paspor - eh ini kesan awal baca buku itu -

Tapi semakin kesini, eeeeh 30 Paspor kalah sama anak anak SMP ini - maaf ya Prof. Rhenald :)

adalah 16 remaja usia rata rata 15 tahun, melakukan perjalanan besar nya ke dua kota Lasem dan Semarang selama satu minggu, tidak hanya sekedar perjalanan, namun mereka berinteraksi dengan kedua kota tersebut, mereka korek sejarahnya, budaya, kuliner, arsitektur, gaya hidup, agama, bahasa, seni kriya dan juga musik
16 remaja ini didampingi 3 kakak, berpisah dengan orang tuanya, melakukan perjalanannya dengan kendaraan umum dari kota Bandung

celotehan anak remaja, yang polos, jujur dan segar ditulis di buku ini

Rabu, 08 Juli 2015

Hijrah

Teman teman seperjuangan. Semangaaattt!!... (^.^)/..
Hijrah, satu hal yang memang sudah lama saya inginkan. Hanya kesempatan yang membuat keinginan itu urung.

Namun saat Allah menunjukkan jalan-Nya, saya diberi kemudahan hijrah, disaat saya berada di kenyamanan saya, di sekolah saya saat ini. Gimana gak nyaman, berada di lingkungan yang nyaman, gaji memadai, belum kalau saya jalan jalan, anak anak maksud saya murid murid bimbingan saya berhasil memborong berbagai prestasi, yang biasanya susah sekali mereka dapatkan.
Tetapi itu justru yang membuat ketetapan hati untuk Hijrah, semakin mantap, saat mengingat misi vertikal yang harus saya lakukan. Beberapa temen heran dengan niat Hijrah ini, saya kok mau kembali susah susah, kata mereka

Sabtu, 27 Juni 2015

Refleksi

http://willlukang.com/2014/07/07/wills-aim-program-self-reflection/
Beberapa bulan belakangan ini, saya lupa tujuan saya jadi guru
Saya lupa, kalau saya keliling, dan berinteraksi dengan guru guru itu untuk belajar
kalau mungkin denger saya ngomong gitu baru baru ini, berarti cuma di mulut saja, hati saya tidak
Saya belakangan ini kok lebih fokus untuk berprestasi, jadi juara, menang lomba sana sini ...
Itu bukan saya اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ 

Ingetnya sepele, saya baca tulisan saya tentang Guru Gila, saya baca tulisan Ardanti - Andaliman, saya melihat video TED - tentang 50 cents Microscope - hal hal itu yang bikin saya tersadar lagi
hai hai apa yang kau cari?

Sabtu, 16 Mei 2015

Team Work yang Keren (y)


Rasanya pingin tutup muka liat OmJay, bu Arifah, pak Dedy, bu Juli, bu Hesti, dan pak Namin, mereka bikin workshop PTK untuk guru, gratis, dan mereka share ilmu juga gratis, semua disponsori oleh OmJay, katanya supaya sertifikasi saya berkah, Subhannallah.... *mrinding dengernya

Lagi lagi rejeki saya dikelilingi orang orang berhati mulia...


Minggu, 19 April 2015

Zero Waste yuuuuk... (^.^)/..

Semalem bersama temen temen komunitas homeschooling Malaga, nobar film Trashed - Jeremy Irons yang teasernya bisa dilihat disini


Terus terang saya nontonnya sambil merem merem, antara ngeri, sedih, ironis
Terutama saat diungkapkan bagaimana racun dioksin tiba tiba muncul di tubuh tubuh bayi yang baru lahir, bagaimana seekor paus mati karena terlalu banyak sampah plastik yang dikunyahnya, bagaimana Jakarta yang diperkirakan akan menyelesaikan masalah sampahnya selama 20 tahun, karena produksi sampah di kota tersebut 6000 ton per hari.

Kamis, 25 Desember 2014

Belajar Seru bersama Guru Guru Sinar Cendekia

Diskusi nya seru ya.. ;)
Kalau biasanya saya belajar bersama guru guru dengan minim fasilitas, minim sarana prasarana, jarak tempuh ke sekolah yang sulit. Sekarang, tepatya tanggal 22-23 Desember kemarin, saya belajar bersama dengan guru guru full sarana prasarana, dengan latar belakang siswa pilihan, orang tua murid yang peduli dan pihak pihak yayasan yang terbuka dengan berbagai isu pendidikan terkini.

Satu hari, saya di Inbox oleh Ibu Kusuma Dewi, untuk sharing pengalaman di sekolahnya Sekolah Islam Sinar Cendekia di Bumi Serpong Damai, Jakarta. Pertama sempat ragu juga sih, apa yang bisa saya berikan, sekolah ini kan tergolong sekolah dengan guru guru terbaik, tetapi bu Dewi meyakinkan bahwa masih banyak guru guru yang butuh semangat, dan butuh berbagai referensi strategi pembelajaran dan lain lain.
Saya berangkat juga akhirnya, dengan pertimbangan yang sebenernya banyak menguntungkan saya, kapan lagi saya bisa belajar dengan guru guru di sekolah swasta yang full segalanya....hahaha.. ;)